PESERTA RAPAT :
.
1. Hadi Saptono (Ketua);
2. Anas Firdian (Wkl. Ketua);
3. Djudju Djubaedah (Bendahara II);
4. M. Zaini (Koord. Seksi Peribadatan);
5. Riki Indriarto (Seksi Peribadatan);
6. Slamet Narutama (Koord. Pembangunan Masjid Jayakarta II);
7. Rahmat Subada (Koord. Pemeliharaan);
MATERI RAPAT :
.
1. Perbaikan tempat parkir motor telah selesai dikerjakan. Kemudian akan dilanjutkan dengan memperbaiki beberapa titik floor yang sudah mulai rusak dan melakukan pengecatan dinding (tampak luar) masjid yang sudah mulai kusam. Segera dipersiapkan perhitungan rencana anggaran biaya yang diperlukan.
.
2. Pengaturan tema khutbah atau ceramah perlu dilakukan (diarahkan) oleh pengurus agar tidak terjadi kesamaan materi tema khutbah atau ceramah yang akan disampaikan oleh para ustad / khotib / penceramah. Di sisi lain, hal ini untuk mendukung rencana penataan dan peningkatan publikasi yang akan dilakukan oleh pengurus (dhi. di-'koordinator'-i oleh Wkl. Ketua). Segera dipersiapkan skedul tema selama setahun kedepan dan dipresentasikan (dijelaskan) oleh Seksi Peribadatan kepada seluruh pengurus dalam rapat evaluasi kinerja bulan depan.
.
3. Perpustakaan masjid akan kembali dihidupkan. Pengadaan beberapa judul buku keagamaan akan dilakukan oleh pengurus (Seksi Peribadatan) setelah terlebih dahulu melakukan survey minat dan tren tema buku-buku keagamaan yang sedang diminati oleh umat. Hasil survey tersebut akan dipresentasikan (dijelaskan) oleh Seksi Peribadatan kepada seluruh pengurus dalam rapat evaluasi kinerja bulan depan.
.
4. Penggalangan dana bagi pembangunan Masjid Jayakarta II terus dilakukan. Saat ini sedang dilakukan reskedul pertemuan dengan target donatur dari Bintara Bekasi. Disamping itu, upaya penggalangan dana juga dibebankan secara moril kepada setiap pengurus agar mengoptimalkan jalur atau hubungan dengan pihak-pihak luar yang berpotensi sebagai donatur. Selain daripada itu, pengurus juga perlu melakukan event-event penggalangan dana melalui penyelenggaraan acara-acara cemarah akbar yang mengundang ustad-ustad tertentu.
.
5. Penataan pedagang didalam lingkungan masjid dimulai dengan mempersiapkan lay-out dan desain. Lay-out dan desain tersebut dimintakan agar lebih terperinci dan lengkap yang kemudian dipresentasikan (dijelaskan) oleh Koord. Pemeliharaan kepada seluruh pengurus dalam rapat evaluasi kinerja bulan depan. Selain daripada itu, secara paralel, Wkl. Ketua turut mempersiapkan dukungan teknis penataan pedagang melalui instrumen Jamsostek Informal dan rencana pendirian Baitul Maal Wattamwil (BMT) Masjid Jayakarta serta hal-hal lain yang terkait.
.
6. Pengelolaan masjid akan ditingkatkan menjadi bentuk Yayasan Masjid Jayakarta agar lebih memiliki payung hukum dan SOP yang jelas sesuai ketentuan hukum yang berlaku bagi yayasan pada umumnya. Yayasan Masjid Jayakarta ini bersifat nirlaba dan sosial keagamaan. Pengurus yayasan secara ex officio adalah pengurus masjid sebagaimana ditunjuk oleh SK Direksi PT. JIEP (Ketua, Bendahara, dan Sekretaris). Dalam beberapa hari kedepan, Wkl. Ketua akan menjadwalkan pertemuan penjajagan dan studi banding dengan pihak Jamsostek dan Bank Muamalat (selaku salah satu pelaku/pendiri BMT di Indonesia).
.
7. Sisi publikasi mendapat perhatian untuk dioptimalkan yakni dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah ada serta menambah beberapa perangkat dukungan yang diperlukan. Perekaman video dan audio dari kegiatan khutbah atau ceramah perlu dilakukan sebagai bentuk dokumentasi. Disisi lain, hal ini akan memberikan kemudahan bagi jamaah didalam masjid yang berada di shaf belakang dan jamaah didalam ruang sekretariatan agar dapat melihat profil khotib atau penceramah. Wkl. Ketua akan menyampaikan rencana anggaran biaya yang diperlukan.
.
8. Sesuai dengan permintaan dari para Marbot, maka telah diputuskan untuk diberikan kebijaksanaan berupa pemberian tambahan (kenaikan) uang makan menjadi Rp. 14.000,- (empat belas ribu rupiah). Pengurus sedang merencanakan untuk dilakukan peningkatan perhatian terhadap kesejahteraan para marbot tersebut.